Sunday, 6 February 2011

Logika Algoritma

LOGIKA

Logika identik dengan Masuk Akal dan Penalaran. Penalaran adalah salah satu bentuk pemikiran. Pemikiran adalah pengetahuan tak langsung yang didasarkan pada pernyataan langsung pemikiran mungkin benar dan mungkin juga tak benar

Definisi logika sangat sederhana yaitu ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat berfikir valid menurut aturan yang berlaku Pelajaran Logika menimbulkan kesadaran untuk menggunakan prinsip-prinsip untuk berfikir secara sistematis

Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.Kata logis disini berarti benar sesuai dengan logika manusia. Untuk menjadi sebuah algoritma, urutan langkah yang ditempuh untuk menyelesaikan masalah harus memberikan hasil yang benar

Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al Khuwarizmi adalah seorang penulis buku Arab yang berjudul Kitab Al JabarWal Muqabala(Buku Pemugaran dan Pengurangan). Kata Al Khuwarizmi dibaca orang Barat menjadi algorism.

Kata algorism berarti proses menghitung dengan angkaArab. Seseorang dikatakan algorist jika orang tersebut menggunakan angka Arab. Kata algorism lambat laun menjadi algorithm disebabkan kata algorism sering dikelirukan dengan kata arithmetic sehingga akhiran -sm berubah menjadi -thm. Kata algorithm diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi algoritma.

Program Struktur Dasar

  • Runtunan ( Sequence )
  • Pemilihan ( Selection )
  • Pengulangan ( Repetition )

    1. Runtunan

    perintah atau pernyataan dijalankan dalam suatu urutan yang telah ditentukan. Hanya ada satu cara memulainya yaitu dari bagian atas, dan cara untuk keluarnya yaitu dari bagian bawah. Perintah atau pernyataan yang terdiri dari satu atau lebih instruksi secara be(runtunan) dijalankan dalam suatu urutan yang telah ditentukan, yang berarti :
    • Tiap Instruksi dikerjakan satu per satu.
    • Tiap Instruksi dilaksanakan tepat sekali atau tidak ada instruksi yang diulang.
    • Urutan intruksi yang dijalankan sama dengan urutan aksi sebagaimana yang tertulis didalam teks algoritmanya.
    • Akhir dari Instruksi terakhir merupakan akhir dari algoritma
    Runtunan logika sederhana terdiri atas satu proses urutan suatu program yang diikuti oleh proses lainnya :

    a. Mendefinisikan Permasalahan
    b. Rumusan Pemecahan Masalah
    c. Implementasi

    A. Mendefinisikan Permasalahan

    Menghitung hasil Perkalian menggunakan struktur Runtunan. Pendefinisian masalah untuk mendapatkan pemahaman tentang permasalahan yang ada, sehingga akan diperoleh asumsi-asumsi yang benar untuk dapat memecahkan permasalahan

    b. Rumusan Pemecahan Masalah

    Menggunakan logika algoritma FlowChart danPseudocede



     Algoritma Menghitung_Hasil_Perkalian
    { Logika algoritma perkalian menggunakan runtunan}
    Deklarasi
    A, B : Integer
    Deskripsi
    Input <== A {10}
    B <== 2 * A
    Print (B)





      




    C. Implementasi

    Menerjemahkan desain ke dalam bahasa pemrograman aktual, sebagian besar kesulitan telah harus terpecahkan pada tahap sebelumnya

    Menggunakan Aplikasi Program BASIC

    10 CLS:KEY OFF
    20 INPUT “MASUKKAN BILANGAN YANG AKAN DIUJI :’;A
    30 LET B = 2 * A
    40 PRINT “ HASIL PERKALIAN :” ; B


     Contoh :

    a. Mendefinisikan Permasalahan

    Runtunan menghitung Jumlah Bayar rawat inap rumah sakit dengan data Lama Menginap dan Harga Kamar

    b. Rumusan Pemecahan Masalah

    Menggunakan logika algoritma FlowChart danPseudocede

    Algoritma Menghitung_Jumlah_Bayar _Rawat_Inap
    { Logika algoritma Runtunan Jumlah Bayar Rawat Inap}

    Deklarasi
    Lm, Hk : Integer
    Deskripsi
    Input <== Lm {5}
    Input <== Hk {150000}
    Jml <== Lm * Hk
    Print (Jml)












    c. Implementasi

    Menerjemahkan desain ke dalam bahasa pemrograman aktual, sebagian besar kesulitan telah harus terpecahkan pada tahap sebelumnya


    Menggunakan Aplikasi Program BASIC
    10 CLS:KEY OFF
    20 INPUT "LAMA MENGINAP :";LM
    30 INPUT "HARGA KAMAR/HARI :";HK
    40 LET JML = LM*HK
    50 PRINT "JUMLAH BAYAR :";JML
    60 END


    2. Struktur Dasar Pemilihan

    Proses pengujian dalam mengambil suatu keputusan guna mengeksekusi suatu blok instruksi, yang menilai dua atau beberapa keadaan sekaligus. Kondisi yang dinilai berupa ekspresi, dengan nilai Truea tau False. Jika nilai True maka proses akan mengeksekusi pernyataan 1, 2 dan seterusnya...
    Ada kalanya suatu aksi hanya dilakukan bila memenuhi persyaratan atau kondisi tertentu ( kondisi Boolean ). Kondisi Boolean adalah suatu Ekspresi Relasional yang bernilai True atau Falsebergantung pada nilai masing-masing operasi yang terlibat didalamnya
    • Ekspresi Relasional,contoh :
      • x > y
      • m = n 
      • p <> q
      • a + b >= 1
      • nama$ = “STEKOM” 
    •  Operator Relasi
    Digunakan membandingkan hubungan antara dua buah operand akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu True(Benar) atau False(Salah).
    •  = ( Sama dengan )
    • <> ( Tidak sama dengan )
    • > ( Lebih besar dari )
    • < ( Lebih kecil dari )
    • >= ( Lebih besar atau sama dengan )
    • <= ( Lebih kecil atau sama dengan )

    • Kode Program , Aksi
    Pengambilan keputusan standar biasa menggunakan IF-THEN atau IF-THEN-ELSE.Terdapat struktur yang dikhususkan untuk menyelesaikan pengambilan keputusan terhadap sejumlah alternatif. Yang menguntungkan , struktur seperti ini akan membuat program lebih mudah dipahami

    1. IF-THEN
    Pernyataan umum 1 aksi 
    if kondisi then

    aksi

     if genteng bocor then
    ganti genteng bocor dengan yang baru

    2. Pernyataan umum 2 aksi
    if  kondisi then 
    aksi 1
    else
    aksi 2















    if genteng bocor then
    taruh ember dibawah genteng bocor
    else
    ganti genting bocor dengan yang baru

    3. Struktur Dasar Perulangan


    Perulangan(Looping), Perulangan Prosesyangakan dilakukan berulang-ulang selama kondisi masih bernilai True(atau di mana nilai batas yang ditetapkan belum tercapai). Dan kondisi akan berhenti jika hanya keadaan berubah menjadi False(atau nilai batas telah tercapai).
     





    No comments:

    Post a Comment